Ketika hujan turun begitu deras di atas kepalaku
mereka menyerang seperti mematikan
Aku ingin berlari mendapatkan keteduhan di sebrang jalan
di bawah kolong langit jembatan
Ingin merengkuh tubuh semampai itu
Hmm tidak,
dia tidak semampai
namun aku ingin dalam pelukannya dan melumat bibir indah itu
hingga hilang segala geliat gigil dan gemeletuknya rindu
Menemukan kenyamanan yang luar biasa
Mencumbu pelangi di matanya yang menenangkan jiwa
Keindahan melihat dirinya adalah tetes-tetes air hujan yang membasahi rambut ikalnya
Hujan, hujan, hujan ejakan satu kalimat saja pada batara
Hujan, hujan, hujan petakan satu kalimat lingkar saja dalam aksara
Hujan, hujan, hujan rinaikan satu lagu saja tentang asmara
Meskipun akhirnya belum tentu bahagia namun setidaknya kita pernah tertawa bersama
berbagi cerita suka dan duka
Hujan, hujan, hujan suatu saat nanti ini semua hanya cerita dalam kenangan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar