Jumat, 04 Oktober 2013

Dreamer

     Aku terkantuk menanti senja datang, aku terlelap melalui senja bersamaan, aku terhanyut dalam buaian mimpi bersama gelapnya malam. Menunggu dirindukan. Ku taruh diri dalam posisi yang mudah ditemukan. Jika saja rindu bisa ku sulam, pasti sudah menjadi satu mantel hangat untuk kau kenakan, bahkan sudah menjadi berbagai macam syal untuk dikenakan di musim dingin. Karna terlalu banyak rindu untukmu.

     Langit malam yang selalu menjadi hal terbaik yang bisa membuatku lupa pada rinduku. Di atas sana, dari kejauhan akan ada sirius yang memperhatikan setiap gerak-gerik manusia. Suatu tempat dimana kamu akan selalu ada disana. Suatu tempat dimana kamu disana sebagai pengobat rinduku.

     Isi mimpi itu masih sama, masih terdapat dirimu disana dengan wajah tersenyum penuh arti. Hal tersebut, arti senyummu itu yang entah aku tidak mengetahuinya hingga saat ini. Namun dirimu sebagai penyemangatku yang padam. Kamu yang ku sebut penerang. Kamu yang biasa ku sebut inspirasi. Kamu yang ku sebut motivator. Dan kamu pula yang sering ku sebut masa depan. Aku yang hanya menyebutmu demikian. Aku senang dirimu selalu hadir dalam mimpi, yang menaruh maksud dalam setiap mimpinya.

     Jauh atau dekat kamu tetap sama. Senyummu, wajahmu, semangatmu, keanehanmu, yang selalu membuatku rindu. Masih seputar mimpi tentangmu, yang menjadi masa depanku atau masa laluku. Menunggu waktu kenyataan tiba, menunggu keajaiban lekas datang, aku tetap sebagai pemimpimu. Jika menunggu itu bersifat fardhu ain, aku adalah orang yang paling rajin melakukan hal itu.

     Aku tipikal wanita yang tidak mudah menyimpan hati pada hati yang lain. About feelings, which is not easy to fall in love. Tidak mudah menyatakan apa yang aku rasakan itu sebagai cinta. Karna jatuh cinta itu sulit, sesulit mengobati lukanya. Karna menurutku, i'm afraid if the relationship ended later then i felt broken heart, then i had to figure out how to treat it again. I'm not ready running a relationship.


Apa kabarku pengagum keanehanmu, pemimpimu yang sedang memastikan diri untuk selalu sabar dan tidak menyerah menanti datangnya sebuah keajaiban?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar