Ku
terjebak di ruang nostalgia
Terbuai
bersama dinginnya malam
Menanti
dirimu membual hingga ku melayang
Tangan
lembut menyentuh kalbu
Pelukan
hangat menyelimuti mimpi
Ku
terlena dengan ucapan manismu
Hingga
aku rasakan pahitnya manis itu
Aku
bertanya kau tak menjawab
Aku
tersenyum kau memasang muka masam
Aku
menyapa kau mengabaikan
Haruskah
aku tetap berada di ruang nostalgia??
Menanti
senja meskipun hujan terus mengguyur relung kalbu
Mungkin
kini cintamu telah membisu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar